19 October 2016

Cara mendapatkan air di alam bebas

           Air adalah sumber kehidupan bagi setiap makhluk hidup. kecuali makhluk astral hihihi. Bagi kita para adventure wajib tau nih bagaimana cara bertahan hidup di alam bebas jika persediaan air minum kita habis. Syukur - syukur kalau pas hujan turun atau nemuin sungai , kalau kagak ?

Oleh sebab itu ane mau berbagi tips survival bagaimana cara mendapatkan air di alam bebas agar kita bisa bertahan hidup sampai menemukan peradaban. Kali aja ada di antara sobat adventure yang lagi tersesat di blog ane ini dan belum tau atau baru terjun di dunia petualangan ... kebetulan banget, setidaknya tips dibawah ini bisa menambah wawasan ente.
ok langsung aja simak tips di bawah ini ya guys

↓↓↓
1. Dengan cara mengumpulkan embun

Ada 2 cara mendapatkan air dari embun.
  • Teknik survival yang satu ini tergolong cara purba. yup kita rangkai dedaunan membentuk talang/saluran air dan menampung tetesan embun dengan wadah atau daun yang sudah dibentuk menyerupai wadah. Contoh daun yang bisa digunakan seperti daun talas atau daun pisang.
cara ini akan berhasil saat fajar mulai menyinsing oleh sebab itu lakukan cara ini menjelang senja dan hasilnya dapat kamu peroleh di pagi harinya, itu pun kalau ente masih hiduplah ... ihik ihik


  • biasanya kalau di alam bebas apalagi berada di hutan tropis, malam hari daerah sekitar (rerumputan) akan basah akibat turunnya embun. Ente bisa mendapatkan air dari embun itu dengan cara mengikat kain pada kaki mu dan tabrak rerumputan itu sampai kain di kakimu basah, peras kainnya ... minum airnya ... kelarrr

2. Dengan cara Penguapan / Solar still

Bahan yang di perlukan cukup plastik gelap atau terpal.
gali lubang di permukaan tanah atau pasir 30 - 50 cm. letakkan wadah di tengah lubang. Tutup lubang tersebut dengan plastik atau terpal. Jangan lupa beri pemberat pada sisi plastik agar tidak tertiup angin. letakkan pemberat atau batu kecil di tengah - tengah plastik agar uapan air yang menempel pada sisi dalam plastik menuju titik terendah dan menetes tepat ke wadah yang sudah kita siapkan tadi.


Cara ini memakan waktu seharian karna memerlukan panas matahari sebagai media penguapan, oleh sebab itu lakukan cara ini di tanah lapang di pagi hari. sorenya kamu bisa menikmati air yang terkumpul.

Atau mengikat/menutupi tumbuhan hijau yang masih segar dengan plastik. kurang lebih kaya gambar dibawah ini




3. Mencari tanaman yang mengandung air.

Yup , ente harus tau tanaman yang mengandung air seperti tanaman merambat yang batangnya gede berwarna coklet, pohon pisang dan bambu

  • Batang tumbuhan merambat yang warnanya coklat (lupa ane bahasa Indonesianya apa, lihat gambar aja) kamu potong , maka batang itu akan menghasilkan tetesan air yang bisa mengurangi dahagamu.


  • Begitu juga pohon pisang, karna batang pohon pisang mengandung banyak air ente bisa mengambilnya dengan cara mencucuk kan / menusukkan batang bambu kecil (anggap aja pengganti pipa) ke bagian bawah batang pohon pisang, trus tepat dibawah ujung bambu kamu beri wadah/daun talas untuk menampung air dari batang pohon pisang itu.

  • Kalau mencari air pada bambu caranya ente cari atau pukul ruas bambu satu persatu ... ruas per ruasnya. jika berbunyi dung - dung (bukan bunyi melengking) saat di pukul berarti di dalam ruas bambu itu ada airnya. pokoknya bunyinya lain dari pada yang lain lah. pelan - pelan melubangi ruas bambu itu agar air dalam ruas bambu itu nggak mubazir cecer ketanah. Atau ente potong menukik kebawah dan segera minum air yang keluar dari ruas bambu tersebut.

khasiat air bambu ini sangat bagus lho untuk tubuh kita, jangan takut karna nggak ada bakteri dalam air karna rongga dalam bambu kedap udara. pokok nya top cer
sebenarnya masih banyak lagi tumbuhan yang mengandung air seperti kantong semar , kaktus dll.

  • cautions : setelah 1 X 24 jam air dari hasil tumbuh - tumbuhan jangan di minum, barangkali ada niat sobat menampungnya untuk esok hari. percuma aja karna tu air akan basi dan berbahaya bagi ente.

4. Celah bebatuan


Kalau ente di alam bebas nemuin tebing , goa, pokoknya komplek bebatuan lah ... berarti ada harapan disitu sumber air sudekat. kalau emang nggak ada (mungkin musim kemarau) teliti dan perhatikan celah demi celah bebatuan tersebut. biasanya ada air yang nyerempet tu celah batu. kalau ada biar sedikit , udahhh sedot aja ... mayan kan.

5. perasan lumut




Tumbuhan lumut adalah tumbuhan yang menampung air. Sengaja ane pisahin dari kolom no 3 karna baru inget hehehehe.

Jadi ketika ente lagi haus - hausnya nih ... nemuin lumut. jangan di sia - siakan. Peras lumut tersebut dan air perasan lumut bisa ente minum. Lumayan , setidaknya kematian ente bisa tertunda.


6. Kotoran Gajah


iyaaa nyet ane nggak ngibulin ente, ini beneran walaupun jijik hehehehe. Kotoran gajah atau taiknya gajah mengandung air. ente peras deh tu taiknya dengan kain. contoh dengan baju. nah hasil perasaannya bisa langsung ente minum. Daripada ente mati dehidrasi hayoooo

7. Air seni


kok makin di scrole ke bawah ni tulisan makin jorok sih ???
biar kesannya dramatis aja sih maksud ane ... ihik ihik
Karna manusia ini penuh dengan seni jadi air yang kita keluarkan melalui anus ya namanya air seni , apaan sich... alias air kencing.
kalau masih mau hidup dan ente bener - bener skarat karna dehidrasi , ane saranin jangan sia - siakan air seni loe sob.


                                     

             Nah itu dulu lah tips survival dari ane semoga bermanfaat. Kalau ada dari sobat survival yang mau nambahin silahkan, kita bincang - bincang di kolom komentar di bawah ini ... ok


Salam Survival

22 komentar:

  1. wkwkw ngakak yang terakir, yang ada makin haus, susah ya kalo di alam terbuka gk ada air :D

    ReplyDelete
  2. yang lumut itu saya pernah liat, kalo kotoran gajah ente mnum aja ndiri :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pernah liat ato pernah nyoba ? Hayooo
      Kalau brada di pdang gurun afrika n kepepet banget nget nget nyet, ane → MAU ←. Drpd mampossss

      Delete
  3. Ya gampang gampang susah sih. Kalau posisi kita yg skrg pasti ogah lh melakukan cara di atas aplg poin 6 & 7. Wuuuueeeexxxx. Tp percayalah klo manusia udah terdesak, apa pun akan dilakukan demi bertahan hidup di alam bebas. Karna ane udah nyoba poin ke 7. Sepeeetttt rasanya ... kampretttt

    ReplyDelete
  4. Hahahaha kotoran... Hih mending yang lain aja gan... Mungkin gali tanah sendiri hee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ada pilihan laen silahken. Tp klo di padang pasir kaya Bear Grlyss, apa pun bisa terjadi termasuk peras kotoran gajah ihik ihik

      Delete
  5. kok ga sekalian air seni gajah gan? kkkkkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengennya gitu, tp kalau ketemu gajah pasti ente duluan kabur. Lagian sapa yg tau gajah kpan kencingnya

      Delete
  6. Replies
    1. Buseeeetttt ngaco katanya. Ini Fakta yahhh. Sesuai dgn pengalaman ane saat adventure dan saat sedang nonton tv siaran adventure Man Vs Wild.

      Delete
  7. Replies
    1. Iya deh ane yg makasih. Makasih ya ...

      Delete
  8. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  9. Wahh nice info nih gan. Bermanfaat ilmunya buat saya yang suka berpergian hunting foto ke hutan. Thanks gan 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip. Semoga bermanfaat, salam Survival

      Delete
  10. Dari ee gajah??? saya pilih air kencing sendiri kalo dikasih 2 pilihan diantara itu, hihi

    Regards
    Budy | Travelling Addict
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hohoho ... berarti pilihan kita sama bro. Dan parahnya ane udah nyoba sekali dan rasa sepettt. Kamprett

      Delete
    2. Hohoho ... berarti pilihan kita sama bro. Dan parahnya ane udah nyoba sekali dan rasa sepettt. Kamprett

      Delete
  11. 2 poin terakhir mah hanya pilihan yang benar-benar terakhir kalo udah sekarat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 2 poin terakhir pun bisa ente terapkan kalau masih hidup sih.

      Delete
    2. 2 poin terakhir pun bisa ente terapkan kalau masih hidup sih.

      Delete