24 July 2016

Ngegembel mewah di Pulau Lemukutan

           Ngegembel ... tapi mewah ... mungkin terdengar aneh oleh kuping kiri dan telinga kanan sobat. Tapi itulah yang ane rasakan saat ngetrip ke pulau Lemukutan Kalimantan Barat. Tak ada persiapan khusus yang ane siapin saat mau ngetrip ke Pulau Lemukutan , maklum ngegembel tak perlu ribet saat ngetrip. Mungkin kalau dikategorikan ane hoki ... terserah lah yang penting ane hapy saat adventure di Pulau lemukutan.



Berangkat dari rumah pukul 04.45 menuju halte bis dengan perut yang masih kantuk karna habis begadang nonton uero tak membuat semangat ngegembel ane surut. Tepat pukul 05.00 pagi akhirnya bis jurusan sambas ane lambai dan menumpang , bis ini melewati titik sasaran ane yaitu Teluk suak yang menjadi tempat penyebrangan menuju pulau. Karna ngantuk dan tertidur ane jadi kelewatan dan berhenti tepat didepan pintu gerbang wisata pantai samudra indah. saat itu sempat terbesit di pikiran ane (haaachhiiiuu) Apes lagi ane , 

belum lagi bekal telur rebus sebutir dan bekal air putih ane ketinggalan ,,, brengsek. Tapi sebenarnya itu lah awal dari keberuntungan ane. Karna belakangan ane ketahui dermaga teluk suak tidak bisa digunakan untuk penyebrangan ke pulau karna air laut surut sehingga kapal tidak bisa bersandar. Lantas gimana dong , apakah batal ? nggak dong ngok , tanya punya tanya penyebrangan dialihkan ke dermaga pantai samudra , wahhh beruntungnya saya. Ane langsung tancap kaki menuju bibir pantai dengan berjalan kaki. ketika mendekati pos jaga , ane merubah sedikit haluan agar terhindar m**bay*r tik*t ma*uk, hehehehe ... lumayan tu bro tiket masuk biasanya 20 ribu mungkin lebih mengingat musim libur. Ane telusuri bibir pantai akhirnya sampai juga di bibir bencong ... ane kabur baru ketemu dermaga penyebrangan. ini dermaga kaya' tempat e'ek ane dikampung , terbuat dari kayu dipijak goyang - goyang buseeet.



Nying - nying kapal penuh karna pengunjung yang mau liburan ke pulau membeludak, bagaimana nih ?...
Disinilah ane keluarin jurus backpacker gembel. Muka sedikit diberi tepung debu, celana disinsing sebelah (nggak tinggi - tinggi amat sinsingnya ngok), Sok SKSD sama pengunjung yang dimata ane tajir (itu terlihat dari cincin akik yang melingkar 2 bijik dijarinya) . Ane ajak ngobrol dan singkat cerita bapak ini menawarkan untuk ikut rombongannya (21orang) menyebrang pulau lemukutan karna rombongan bapak ini carter kapal khusus untuk nyerang tu pulau.

Tapi harus nunggu 6 orang lagi yang masih dijalan.

Kel. Toni

Tunggu menunggu ane jepret - jepret lanskap dulu , sampai bertemulah dengan sesosok orang yang tak asing lagi dimata ane. Toni ... ya namanya Toni cencorang, dia teman ane waktu kerja dulu tapi udah pisah ranjang maksudnya udah pisah tempat kerja ama ane.
Dia membawa istri , 2 anaknya dan 1 cewek yang masih famili sama istrinya untuk berlibur di lemukutan. Karna kami pernah berteman akrab, ane tak sungkan sama si cencorang ini. Bapak yang tadi tinggalin aja ah , karna dapat toke baru hahahaha. asli kalau ane masih bertahan sama tu bapak bakalan teler ane karna harus membawa barang - barang mereka ke penginapan , 21orang coy pasti bawaannya sepulau. Kenapa harus loe yang bawaain barang mereka Jar ? Yup, pertanyaan superrr ... karna ane nawarin porter sebagai imbalan menumpang.

kapal motor yang menyebrangkan pengunjung ke P. Lemukutan


Melihat manusia udah ramai kaya ikan asin dijemur ... Toni minta ane cari kapal untuk dicarter ... Siaap komandan , tandas ku. Singkat cerita kapal pun dapat dan transaksi dimulai antara Toni dan pemilik kapal. Karna urusan mendalam ane sedikit mundur takut terlibat hehehe. cerita punya cerita Toni manggil, bro carter 1,5 juta gimana ... sip kah ? ting - ting mata ku berkedip memberi isyarat (biar ane yang urus). Disinilah keuntungan menjadi seorang blogger sob ... dibawah ini kronologinya ;


Ane  : Pak tak bisa kurang kah ? kami kan sedikit orangnya, barang pun tak banyak

Si Bapak  : diwaktu libur gini itu udah harga murah bang

Ane  : kami ini bukan sekedar libur boss , tapi juga meliput tentang Pulau Lemukutan

Si Pemilik kapal : oh ... meliput , dari Ruai TV kah bang ?

Ane  : aahhh ... bisa dikatakan begitu lah (hehehehe), tapi aslinya saya seorang blogger traveler pak. yang meliput tempat - tempat wisata yang ada di Kalimantan Barat.

Si Pemilik kapal : oooo ... manggut - manggut (macam tau jak blogger tu apa) dan berpikir sejenak sambil membuka topinya (kepalanya botak agik tu) ..... 1 juta jak lah

Ane  : kurang lagi lah pak , , , (pasang muka sedikit memelas dan jepret sana - sini sembari menunggu keputusan bapak)

Si Pemilik kapal : 800 ribu lah kalau gitu

Ane  : 700 deal (dengan gaya ingin beranjak ke kapal sambil pikul tas Toni)

Si Pemilik kapal  : iye lah ... tak apa.

Ane  : tapi antar jemput kan pak ???

Si Pemilik kapal  : iya antar jemput

Ane  : Ayo pak kita berangkat (Yesss)


Kebayang nggak tu 1,5 juta jadi 700 ribu , cihuuuyyy. Kami pun berangkat menuju pulau dengan kapal carteran , jadi gak perlu berdesakkan kaya ikan asin hahahaha. sekitar 2jam berlayar akhirnya sampai juga. Saya dan Toni bergegas mencari penginapan dan menikmati indahnya lautan luas dari penginapan.

Buat sobat yang ingin berlibur di Lemukutan dan menginap , jangan khawatir karna di pulau ini sudah banyak tempat penginapan yang dapat disewa, jadi sobat jangan panik kebingungan kalau mau nginap disini.



Perut pun lapar karna pelayaran tadi yang mengocok - ngocok perut, istri Toni ngajak makan, rasa lapar kami lampiaskan dikedai yang bersebelahan dengan tempat kami menginap. Sebenarnya sih di penginapan ane ini , disediakan dapur lengkap dengan peralatan dan bumbu dasar. Cuma big bos nyaranin makan di kedai ya ... MAAUUU.
Lagi - lagi yang bayarin Toni , buseeet banyak juga duit si songong ni , bodo' ... hajaarrr. Setelah kenyang dan istirahat sebentar saya dan songong mencari warung untuk membeli ...???  beli apa kek, yang penting beli sesuatu lah , biar  dompet ringan gitu - isi dompet Toni lah, Sambil jalan - jalan mengitari kampung yang ada di pulau ini akhirnya kami menemukan warung. Kami membeli perlengkapan pancing untuk nanti malam , sisanya barang nggak penting menurut ane. karna ane asyik jepret - jepret, sedangkan Toni dengan gayanya yang songong pas mau bayar kena tekan oleh pemilik warung. Bayangkan belanja cuma 2 kantong sedang, harganya 500ribu lebih buseeet, rasain loe.


Selesai belanja kami pun kembali ke penginapan mendapatkan istri dan kerabatnya tepar, hahahaha. Saat - saat seperti ini memang waktu yang pas untuk BoCi. Menikmati hamparan laut yang membiru, angin sepoi - sepoi , mulut ngunyah mulu makan cemilan , meneguk sebotol pupple orange ... beeuuuuhhh sedaaaap ,,, boci sebentar lok.


Setelah Boci ane pun bersiap untuk beranjak menuju sebelah barat pulau lemukutan. Karna sebentar lagi akan senja sob dan nggak lengkap kalau saat senja ane nggak lihat sunset di tengah laut. menuju ke arah barat pulau lemukutan ane harus menyusuri wilayah perkampungan dimana penduduknya ramah banget. setiap berjumpa dengan penduduk disini mereka selalu menganggukan kepala serta melempar senyum dan sapa yang lembut khas logat bahasa melayu sambas. Jadi pengunjung akan merasa layaknya RAJA/RATU di pulau ini.



Cuma butuh 10menit doang jalan kaki ria ane sudah sampai di bibir pantai pulau sebelah barat. pemandangan disini tak kalah eksotisnya dengan pemandangan pulau di bagian timur tempat ane menginap. Bahkan disini lebih tentram dan damai. Anginnya lebih berasa (maklum karna menghadap laut lepas) , lambaian pohon nyiur bagaikan tarian penari hawaii ... alooohaaa.

Tak terasa hari kian senja , Ane pun mengambil posisi yang strategis untuk menyaksikan sunset. Saat menikmati senja ane benar - benar terpukau akan keindahan ciptaan Tuhan. Menikmati matahari yang bentar lagi menghilang digaris horizon , sambil ditemenin sebotol vita vitle ane terbawa dalam lamunan indah yang menari - nari di kelopak mata ... rasanya merosot.
Melempar - lempar batu ke arah laut (nggak tau maksudnya apa) , selpi , Tuuuuuttt (kentut 7 oktaf). Busseeet karna banyak ngemil perut jadi mules , untung ada wc umum , gratis lagi. Akhirnya disisa - sisa detik terakhir sunset ane saksikan di wc yang dindingnya papan dan bercelah.

Jadi ente - ente penikmat sunset , jangan sombong ya, karna ane nikmati sunset sambil berak aja gk sombong... Buahahahaha .....



Strike bro
Matahari sudah melewati garis horizon dan hari mulai petang, ini saatnya ane kembali ke basecamp. Sesampainya di penginapan Toni sudah siap untuk memancing, inilah saatnya aktivitas nocturnal dimulai. Peralatan memancing kami sangatlah sederhana, bahkan umpannya saja pakai terigang (siput laut mini yang suka nempel di batu). Selesai mengait umpan ane langsung melempar kail ke laut dan dengan seketika ikan pun menyambar <<< Strike >>> Buseeet ni ikan, lapar banget kali dia. akhirnya Seekor ikan sebesar telapak tangan ane berhasil didapatkan. Belum semenit berselang Toni pun strike , ikannya kurang lebih sebesar ikan ane.


muka ikan tu mirim benar kaya pemancingnya
Kami semakin semangat menyampakkan kail ke laut, namun sayang karna mancing di spot tepian pulau , banyak terdapat batu dan karang sehingga tali kami banyak yang putus akibat bergesekan dengan batu/karang. Strike lagi si nying - nying , tak tanggung - tanggung 2 ikan sekaligus berhasil dia dapatkan (pancing kami sistem garong), tak mau kalah saya pun strike dan mendapatkan ikan bersisik merah. Singkat cerita aktivitas Seru - seruan mancing berhasil mendapatkan ikan sebanyak 9 ekor (kalau nggak banyak yang putus pancingnya mungkin puluhan ekor dengan waktu relatif singkat).

masih segeran ikan kebanding muka loe Ton !!!

       Selesai memancing Toni membersihkan ikannya dan ane nyiapin api nya, saatnya party BarfishQue (Bakar Ikan ku). sambil menunggu ikan matang , mata asyik menikmati hamparan bintang yang mengawal bulan. Karna Jauh dari peradaban modern, bintang dengan jelas tercetak di langit yang cerah pula pada malam itu. Alamak zank ikannya enaaak banget , mungkin ikan segar jadi rasanya gurih , enak , manis , apalagi ya ... pokoknya itulah ... sedaaaaappp.
Perut udah kenyang , apa lagi yang akan dilakukan selain mengadu pada pembaringan. Saatnya tidur agar esok bugar karna jam 7 pagi kami ada aktivitas snorkling.


                                        Ke esokan Harinya                                     

           Pagi telah tiba , sulit rasanya melupakan pengalaman indah kemarin yang serasa mimpi, namun pengalaman indah hari ini, sebentar lagi akan terukir karna pagi ini ane akan snorkling. Pokoknya Pulau Lemukutan yang luasnya 12.520 ha memberi kesan keren tak abis - abis. Sobat nggak akan mati gaya saat berlibur di pulau ini. Snorkling pada pagi hari ini akan di pandu oleh Bang Budi (penduduk asli Pulau Lemukutan), orang yang ane temuin tercecer saat jalan - jalan menikmati tepian pulau siang itu. 

Kami menggunakan kapal klotoknya untuk mencapai spot strategis snorkling. Sekitar 20menit tepatnya arah utara pulau kami pun tiba di spot snorkling ala bang Budi. Suasana disini lebih tentram dan sepi lagi, nggak ada tuh kedengaran pekek kaong amoy di penginapan tadi. Setelah memakai kaca selam snorkling, inilah saatnya ane nyemplung dan melihat jerapah , maksud ane Nemo ... ya Nemo yang mirip jerapah. Toni dan istrinya pun asyik melihat dunia bawah laut yang di pandu oleh bang Budi. Salut buat nying - nying padahal nggak bisa berenag tapi punya nyali(Toni & istri pakai rompi pelampung).

kodok kuning


lagi berunding mau bajak kapal bang Budi
kage bunshin no ju

Karna ane punya sedikit pengalaman nyelam (mantan pekerja dompeng) jadi snorkling terasa mudah dan asyik sehingga tak terasa ane hanyut jauh dari posisi kapal... Keasyikan coy. Nemo yang mirip jerapah gagal ane lihat tapi berenang ama penyu berhasil ane lakukan. Ane nggak bisa ungkapin keindahaan dunia bawah laut Lemukutan karna betapa indahnya pemandangannya. Belum lagi terumbu karangnya yang eksotis, buuuueeeehhh serasa di raja lima'. Ngomong - ngomong tentang terumbu karang, ane jadi teringat karang yang ada di gigiku , secara udah 2hr ane nggak sikat gigi ... Hihihihi.

Tapi jangan khawatir karna ane ada rekam aktivitas snorkling ane di sebuah video di bawah ini


video snorkling ane





Sesudah snorkling kami kembali ke penginapan dan berkemas lalu pulang menuju titik awal penyebrangan yaitu Pantai Samudera Indah. Bukan langsung pulang setelah itu , kami singgah dulu di Restoran Seafood , trus pergi ke tanjung bajau melihat koleksi kebun binatang , taman bawah laut , baru pulang nebeng mobil Toni.


mirip , tapi ane nggak ada poni

Tapi sepanjang perjalanan pulang menuju Pontianak entah berapa kali kami harus berhenti sejenak menikmati wisata kuliner yang ada sepanjang jalan. Ane nyerah , nggak sanggup perut ane , ni keluarga perut karet kali ya , ampun deh soal makan , ane mau pulang dah Ton ... tak sanggup. Singkatnya ane tembus di rumah pukul 22.10 di anterin sama bos Toni. Dan semua biaya di tanggung sama big bos Toni bahkan Pulsa pun di isiin.

Jadi trip ngegembel ane kali ini cuma menghabiskan Rupiah sebesar 35 ribu (ongkos naik bis) sisanya mulai dari makan , minum , berak , penginapan , carter kapal , snorkling dll Bos Toni yang nanggung.


Itulah kisah #ngegembel mewah ane di pulau lemukutan , mungkin sobat ada yang beranggapan ane hoki atau cuma rekayasa atau apalah ...Terserahhhhhhhh !!! Bodo' amat ... ini kisah ane , yang penting ane hapy.


Sebagai blogger yang baik hati ane akan bagikan sedikit tips dan trik ane saat berlibur ke Lemukutan sesuai dengan apa yang ane alami disini dan sobat tingggal klik Link yang udah ane sediain di bawah ini :


Selamat berlibur ... Salam GEMBEL

- cara libur murah di Pulau Lemukutan

- mencari penginapan di Lemukutan

- Belanja murah dan asyik di Lemukutan

- Paket Snorkling murah di Lemukutan

22 komentar:

  1. Ini mah gembel berkecukupan. Gembel kaya. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ane gk ketemu bos Toni , nggak akan semewah kaya cerita diatas Mas Dwi

      Delete
  2. Beautiful Trip ., coba sekali kali ah.,

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan bro ... kalau udah sekali pergi, pingin beberapa kali kembali

      Delete
  3. Replies
    1. ya kah ... wah jadi songong nih ane rasanya

      Delete
  4. widih suasana sunsetnya bagus bener gan. cocok itu buat romantisan di lokasi itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul tu sob. cocok buat romantisan, jangan kan romantisan , sambil berak aja nikmati sunset ,,, OKE ... buhahahha

      Delete
    2. Wkwkwk... ada-ada aja min, btw nice post bos

      Delete
  5. beneran Brother Timothy , soalnya ane kemarin sakit perut jadi nikmati sunset di wc , buahahaha.
    Thank sob atas kunjungannya

    ReplyDelete
  6. baca postingan ini jadi kangen masa2 traveling :'D

    ReplyDelete
  7. Makasi infonya...bermanfaat banget...n traveller sejati...i love Indonesia. Salam rajasa tour

    ReplyDelete