06 April 2016

Cara mendeteksi dan menghindari angin puting beliung

Gambar Ilustrasi
       Angin Puting beliung, siapa yang tak tau bencana alam yang satu ini. Cukup mengerikan dan termasuk bencana alam terganas yang pernah ada di muka bumi. Banyak sudah korban yang pernah merasakan keganasan bencana alam ini. Mulai dari menghancurkan rumah dan lahan perkebunan sampai merenggut korban jiwa. Saya pernah mengalaminya sewaktu xpdc di desa Sekamu Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak - KalBar. Waktu itu saya sedang menikmati liburan cuti dan kebetulan sedang musim buah durian di kampung saudara. Sedang asyik - asyiknya berburu ( nyantu ) buah durian tiba - tiba suasana berubah mencekam karna kehadiran Angin Puting beliung yang tak di undang. Berangkat dari pengalaman saya itu, ada baiknya jika saya sedikit berbagi pengalaman bagaimana cara mendeteksi dan menghindari bencana alam angin puting beliung. Apalagi buat sobat survival yang berada di alam bebas wajib tuk di pelajari karna potensi terjadinya angin puting beliung bukan hanya terjadi di pemukiman padat penduduk tapi juga bisa terjadi di hutan.
Berikut ulasannya ;

Cara Mendeteksi angin Puting Beliung :



Angin Puting beliung sebenarnya bisa di deteksi atau di kenali gejalanya secara dini.

Pada pagi hari cuaca cerah namun suhu di permukaan terasa gerah. selang beberapa jam suhu panas di permukaan makin menjadi - jadi alias makin panas dan gerah akibat transaksi penguapan tapi angin di atas berhembus kencang. Kita bisa melihat aktivitas angin dari gerakan awan yang berhembus cepat. Tak berapa lama cuaca yang cerah menjadi mendung. Munculnya awan cumulus dalam skala yang banyak. Awan cumulus dapat di kenali dengan bentuk visualnya yang menyerupai bunga kol dan berwarna abu - abu / hitam pekat dimana permukaannya berbentuk landasan. Tak lama berselang siklus udara di permukaan terasa dingin akibat hembusan angin yang di sertai dengan rintik hujan. Rintik hujan terasa beda dan sangat dingin. Sesudah itu hujan akan turun dengan deras di sertai petir yang menyambar. Mungkin tidak pasti akan terjadi bencana tapi 70 % Dari 100% gejala yang saya sampaikan diatas berpotensi akan terjadi Bencana Angin puting beliung. Oleh sebab itu siagalah mengingat Dunia ini sudah tua dan kita berada pada akhir Zaman jadi hal apapun bisa saja terjadi tanpa kompromi terlebih dahulu.



Cara menghindari angin Puting beliung




Jika gejala yang saya sampaikan diatas terjadi bahkan Angin puting beliung sudah beraksi saya sarankan jangan panik. Berdoalah agar Tuhan melindungimu dan itu adalah tindakan pertama yang tepat.

Selanjutnya cari tempat yang dinilai aman seperti tanah lapang dan saluran air seperti parit atau sungai sambil melindungi kepala dan leher dengan tangan mu. Hindari pepohonan karna pohon bisa tumbang akibat angin puting beliung.
Kalau saya sih waktu itu nyemplung di sungai Landak, hanyut hampir 2 km sambil menikmati sapuan puting beliung yang menerjang hutan dan sawah tepat di depan mata saya. Rasanya ngeri sih tapi seru hehehe. Akhirnya Saya harus merelakan buah durian saya padahal sudah puluhan buah saya dapatkan. Tapi tak apalah yang penting saya selamat dan saya masih tampan seperti sedia kala , hahihuheho ....




Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi sobat dan sayangilah alam mu maka alam akan sayang kepada Sobat.



Salam Survival 
Salam Rimba

0 komentar

Post a Comment